majujayamotor.id

Call us : +62812 8365 2989
mjmasd

JAKARTA – Afifi Romadhoni dan Twindy Rarasati adalah dua dari sedikit anak muda Indonesia yang peduli terhadap kesehatan di lingkungan mereka. Tindakan mereka dihargai oleh One Indonesia Award.

Jari mulai terhubung, lalu mengusap punggungnya
tangan, dan di antara jari digosok bersama. Sabun buih mulai muncul dari
tangan seorang santri saat aliran air perlahan-lahan meresap.

Mencuci tangan para siswa di sekolah asrama
Terpencil di kota Jambi sudah menjadi kebiasaan sejak dulu, jauh sebelumnya
kampanye ingar-bingar untuk kebiasaan mencuci tangan untuk memutuskan rantai
penyebaran COVID-19 baru-baru ini.

Cuci tangan Anda dan terapkan gaya hidup bersih
Sehat (PHBS) yang dikandung oleh Mohammad Afifi Romadhoni, pria kelahiran
Muara Enim, Sumatera Selatan, mampu membuka mata para siswa di sana.

"Saya sangat berterima kasih kepada para siswa yang mengetahui hal ini
pentingnya mempertahankan PHBS, jauh sebelum pandemi COVID-19 terjadi, "
kata Mohammad Afifi, seorang dokter sukarela dari Jambi yang juga pendiri
Gerakan Pesantren Sehat (GPS).

Karena kegigihan pria yang akrab disapa Afif ini menggembirakan
PHBS di lingkungan sekolah asrama, ia akhirnya mendapat apresiasi dari Spirit Astra
Integrated For (ONE) Indonesia Awards 2019 di bidang kesehatan dari Astra.

Perjuangan Afif berangkat dari keprihatinan untuk
kebersihan dan kesehatan santri saat masih bersekolah
sekolah asrama beberapa tahun yang lalu. Objek yang harus digunakan dengan cara
terpisah seperti sabun, sikat gigi dan handuk, sering digunakan bersama dan bergantian.

Stigma "tidak menjadi santri jika belum sarung" ia berjuang bersama dengan 73 anggota GPS yang secara rutin datang ke sekolah asrama untuk memberikan pendidikan kesehatan, berbagi informasi tentang PHBS dengan siswa, berdiskusi melalui pertanyaan dan jawaban dan membuat agen kesehatan di pesantren.

Meski dimulai dari Jambi, Afif juga merupakan salah satu peserta
layanan program Nusantara Sehat yang diprakarsai oleh Departemen Kesehatan
Republik Indonesia, memiliki harapan besar dalam memperluas GPS ke segala arah
Negara.

"Dalam rangka meningkatkan kualitas kesehatan para siswa, kami
lebih bersemangat karena cukup dihargai, teman-teman lain juga melihat ini
Gerakan positif dan mereka ingin berkontribusi, "tambahnya.

Pejuang tanpa pamrih

Pada hari ini (18/7), bersama dengan dokter dan aktris
Twindy Rarasati, Afif berbagi cerita di webinar inspirasional yang diadakan
Spirit Astra Terpadu untuk Indonesia (SATU) bekerja sama dengan Young
Di atas. Program dengan tema "Pejuang Tanpa Pamrih" dipandu oleh Daniel
Mananta sebagai moderator.

Twindy berbagi cerita tentang perjuangannya dengan pasien
positif COVID-19. Hingga saat perjuangannya, alumni Universitas
Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, telah menjadi salah satu pasien yang
harus disembuhkan dari penyakit.

"Sangat penting untuk menjaga kekebalan dan lebih mengenali masing-masing
gejala yang terjadi di tubuh kita. Karena gejalanya tidak spesifik, sering
mirip dengan penyakit lain yang memiliki gejala mirip suka flu biasa, "
kata dokter muda yang juga aktif dalam kegiatan sosial ini.

Perjuangan kedua tokoh ini memberi banyak inspirasi
Anak-anak muda Indonesia untuk dapat berbuat lebih banyak kepada orang lain melalui
bidangnya masing-masing. Sama seperti tahun sebelumnya, SATU Indonesia Awards
menjaring anak muda ke seluruh pelosok Indonesia yang tak kenal lelah
memberikan manfaat bagi lingkungan.

Penghargaan diberikan kepada lima anak di setiap negara
perjuangan di bidang Kesehatan, Pendidikan, Lingkungan, Kewirausahaan,
Teknologi dan satu kategori adalah kelompok yang mewakili bidang tersebut.

Tahun ini, Astra juga menyediakan kategori tambahan
penghargaan khusus untuk pejuang tanpa pamrih di tengah-tengah pandemi COVID-19.
Meskipun pandemi di negara ini belum berakhir, itu tidak mengurangi minat
Pemuda Indonesia mendaftarkan diri atau seseorang yang dianggap pantas
dapatkan penghargaan ini.

Sejak pendaftaran dibuka pada 2 Maret 2020, jumlah pendaftar
SATU Indonesia Awards 2020 telah mencapai lebih dari 8.476 pendaftar. Target
jumlah pendaftar tahun ini diperkirakan akan melebihi jumlah pendaftar tahun ini
2019 yang mencapai 8.654 pendaftar.

SATU Indonesia Awards telah mengapresiasi 305 anak muda, yang
terdiri dari 59 penerima tingkat nasional dan 246 penerima tingkat provinsi.
Selain memberikan apresiasi kepada masing-masing pemenang dalam bentuk dana kepelatihan sebesar Rp60
juta, Astra juga menyediakan kegiatan pembinaan secara berkelanjutan.

Antusiasme anak muda dalam upaya menyebarkan kebaikan di lingkungan mereka sejalan dengan cita-cita Astra untuk makmur bersama bangsa. Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat ditemukan di www.satu-indonesia.com. [Po/Haz]

Pos pemenang Penghargaan Indonesia Pertama Penggerak Afif & Twindy Health Muncul pertama kali di Pojokoto.com.

Leave a Reply

Open Chat
Halo , Ada yang bisa saya bantu?