majujayamotor.id

Call us : +62812 8365 2989
mjmasd

GRESIK – Program fungsional untuk membantu masyarakat diluncurkan oleh PT Pertamina Lubricants melalui salah satu pabrik Gresik Production Unit (PUG). Program Respon Sosial Perusahaanutilitas (CSR) di bidang lingkungan, "Tukar Minyak dengan Limbah".

Peristiwa
bertempat di Warung Kopi Sampah Desa Sidokumpul,
Kabupaten Gresik Kamis lalu (27/08). Peluncuran
ditandai dengan penukaran sampah kering dengan pelumas Pertamina oleh Ketua Kelurahan Karang Taruna RW 07
Sidokumpul Imam Wahyu kepada SpV HSSE Production Unit Gresik PT Pertamina Lubricants Ifan Sri Widodo.

Kepala juga hadir
Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Gresik, Ir. Achmad Washil M.T,
PKP Perumahan Swadaya, Hari Prasetijo S.Sos., M.M., Perwakilan Dinas
Lingkungan Kabupaten Gresik Drs. Umaya, Kepala Desa Sidokumpul, Sulaiman Rasyid,
dan kader lingkungan RW 7 Desa Sidokumpul.

Pertukaran Minyak dengan Sampah adalah
Program CSR terkait kepedulian lingkungan yang mengajak masyarakat
menukar sampah kering dari karton bekas, kertas bekas, kaleng kosong, dan
botol plastik dengan berat tertentu menjadi poin yang nantinya bisa ditukar
dengan Pelumas Pertamina.

"Kami terus berkomitmen untuk menjaga lingkungan tempat kami berada
beroperasi termasuk pengendalian limbah. Dengan sinergi dan pembinaan
perusahaan bersama Karang Taruna RW 07 Desa Sidokumpul dan Warung Kopi
Sampah, semoga dengan adanya program Tukar Minyak dengan Sampah ini,
masyarakat bisa lebih termotivasi untuk melindungi dan mencintai lingkungan
membantu mengontrol sampah di sekitar mereka, "kata Ifan Sri Widodo.

Untuk 1 kg sampah kering akan diubah menjadi 1
poin. Titik terendah yang bisa ditukar adalah 15 poin untuk 1 oli Enduro Gear.
Sedangkan komunitas harus mengumpulkan 34 poin untuk ditukar dengan Enduro
Matic G 0.8 L, 40 poin untuk Enduro Matic 0.8 L, 37 poin untuk Enduro 4T 0.8L
dan 49 poin untuk Enduro Racing dan 71 poin untuk pelumas mobil yaitu Fastron
Techno 1L.

Orang tidak perlu membawa banyak sampah
pada saat yang sama, karena pengumpulan poin akan berbasis digital melalui aplikasi di
Garbage Coffee Shop sehingga memberikan kemudahan untuk menghemat sampah, Konsumen akan melakukannya
secara otomatis mendapatkan id pengguna.

"Tujuan
yang utama adalah mendidik masyarakat agar
mengontrol limbah dan mengurangi TPA melalui
penyimpanan limbah sampai diubah menjadi pelumas, ”kata Imam Wahyu.

PT Pertamina Lubricants terus mendukung semuanya
pelaksanaan kegiatan positif di lingkungan sekitar perusahaan termasuk
pengendalian limbah oleh Garbage Coffee Shop.

"Setahun yang lalu, Inovasi" Pay Coffee lahir
Use Trash ”, dan program ini merupakan program lanjutan untuk meningkatkan
inovasi. Semoga program Tukar Minyak dengan Sampah bisa
memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat. "lanjut Ifan.

Imam Wahyu menceritakan itu selama satu tahun
menjalankan program Bayar untuk Pakai Kopi Sampah, toko dapat mengumpulkan
0,8 ton sampah, dan berhasil mengurangi tumpukan sampah dari kelurahan tersebut
Sidokumpul sebanyak 0,22%.

Imam
semoga program ini dapat berkontribusi lebih untuk mengurangi sampah TPA,
mampu mendidik masyarakat untuk selalu memilah sampah, dan dapat berperan
aktif peduli lingkungan.

Hasil sampah kering yang dikumpulkan oleh Warung Kopi Sampah tersebut kemudian dikelola menjadi kerajinan lampion oleh Karang Taruna Jagal Bangkit RW 7 Sidokumpul. Ini keren! [Po/Haz]

Kiriman Ini Hanya Keren! Tukar Minyak dengan Sampah di Gresik muncul pertama kali di Pojokoto.com.

Leave a Reply

Open Chat
Halo , Ada yang bisa saya bantu?