majujayamotor.id

Call us : +62812 8365 2989
mjmasd

JAKARTA – Karena wabah Covid-19, musim balap 2020, harus ada istirahat panjang. Namun kebanggaan para pembalap muda yang tergabung dalam Astra Honda Racing Team (AHRT) selalu mempersiapkan diri.

Mereka menjaga kebugaran fisik, mental, hingga aksesori pendukung lainnya. Tanpa pengecualian, wearpack(Baju balap) yang digantung untuk waktu yang lama.

Pakaian balap menjadi salah satu hal penting yang harus dipersiapkan, untuk mengantisipasi jika lomba digelar kembali. Karena belum digunakan untuk waktu yang lama, pembalap memiliki trik atau cara khusus untuk menjaga penutup tubuh tetap terawat, nyaman dan siap digunakan, dan tentu saja bersih.

Herjun Atna Firdaus, pembalap berusia 15 tahun dari Pati, Jawa Tengah, mengaku melakukan tiga gerakan sehingga baju balapnya siap dipakai kapan saja. Selain mengeringkannya setelah digunakan, ia menyiapkan area penyimpanan khusus yang tidak lembab, dengan harapan jamur akan menjauh.

"Saya juga selalu menyemprotkannya dengan wewangian," kata Herjun, yang tahun ini terjun di Asia Road Racing Championship (ARRC), kelas Asia Production (AP) 250.

Cara yang lebih kompleks dilakukan oleh Lucky Hendriansya. Pengendara, yang juga turun di kelas AR250 AP250, rajin melakukan beberapa hal terkait wearpackuntuk tetap nyaman dan selalu siap digunakan.

Sudah menjadi kebiasaan pemuda dari Sidrap, Sulawesi Selatan, untuk tidak mencuci baju balapnya. Dia hanya membersihkannya menggunakan kain lembab setelah digunakan.

"Tapi sebelum itu, saya selalu menyemprotkan angin (tekanan tinggi / menggunakan kompresor) di bagian dalam. Setelah itu, kulit dibersihkan menggunakan perawatan lotion kulit. Jika butuh waktu lama seperti sekarang, saya simpan di ruangan yang tidak langsung terkena sinar matahari dan tidak lembab, "jelas Lucky.

Caranya hampir sama dengan yang dilakukan oleh Rheza Danica Ahrens, pembalap yang tahun ini masih turun di kelas SS600 pada acara ARRC. Langkah pertama yang selalu dilakukan terkait perawatan baju balap adalah sebanyak mungkin mengeringkan bagian dalam yang terkena keringat. Itu bisa dibiarkan di bawah sinar matahari atau bisa dikeringkan, atau bisa juga dengan memberikan semprotan angin bertekanan tinggi.

Langkah lain yang membedakan cara Rheza dari yang lain adalah membersihkan bagian luar kulit dengan bahan khusus agar debu atau jamur tidak menempel. Caranya bisa dihapus atau disikat perlahan.

"Setelah semua proses, jika tidak digunakan dalam waktu yang lama seperti sekarang, saya selalu memberinya pelembab agar kulit tetap kenyal ketika akan digunakan. Nah, bagian dalam setelah dikeringkan disemprotkan dengan pewangi dan anti bakteri, "Kata Rheza.

Semoga Corona lewat dengan cepat. Para pembalap dapat kembali bergerak. Kami juga akan disuguhi pertunjukan dan berita menarik dari arena. [Po/Haz]

Postingan Istirahat, Lihat Bagaimana Penunggang Astra Honda Merawat Penampilan Pertama muncul di Pojokoto.com.

Leave a Reply

Open Chat
Halo , Ada yang bisa saya bantu?